Thursday, 19 March 2015

Lumba-lumba Penyelamat


Lumba-lumba Penyelamat

Lambo, adalah lumba-lumba yang hidup di laut Atlantis. Dia tidak terlalu dikenal oleh binatang lain disana, karena dia agak pemalu dan lebih senang bersama kawanannya. Lambo mempunyai teman-teman yang sangat prihatin kepadanya, karena dia adalah yang terkecil dan termuda. Pemimpin kawanan Lambo adalah Lumping,lumba-lumba yang paling senior.

Suatu hari, Lambo sedang berenang di laut yang disinari matahari yang indah. Dia mendengar suara tangisan di kejauhan, tangisan itu membuatnya heran dan dia berpikir “itu tangisan apa yah.. aku ingin mengeceknya.. tapi aku akan memanggil lumping dan kawan-kawan ah” Lambo memanggil Lumping dan yang lain. “eh aku tadi mendengar tangisan, ayo kita lihat.. siapatau kita bisa membantunya” “ok, kita harus membantunya jika dia kena musibah”

Lambo dan kawanannya pun pergi untuk melihat apa yang membuat binatang itu menangis. Ternyata tangisan itu lebih jauh dari yang mereka duga. Karena terlalu jauh, Lumping berkata “ayo kita berburu ikan kecil dulu, biar ga kelaparan di jalan” dan mereka pun melakukan perburuan kecil sampai kenyang.

Setelah itu, mereka melanjutkan pencarian sumber tangisan itu. Setelah agak lama mereka mendengar suara gemuruh yang dahsyat di kejauhan. Lambo berkata “jangan-jangan itu suara badai di depan?” “mungkin, tapi kita tidak boleh pantang mundur dulu sebelum sampai”.

Saat sampai, mereka terkejut setelah melihat apa yang terjadi.

Ternyata suara tangisan itu datang dari seekor penyu yang terjaring di jaring nelayan dan suara gemuruh itu datang dari perahu yang besar. “apakaahh.. itu penyu?” ujar Lambo “iya, tapi dia terikat jaring pemancing.. itu terlalu berbahaya buat mu Lambo” jawab Lumping. Sebelum dia selesai berkata, Lambo telah meluncur kedepan untuk menyelamatkan penyu yang malang itu. Tanpa ragu-ragu yang lain pun datang “ayo,lepaskan dia dari jaring itu sebelum terlambat” teriak semuanya.

Lambo yang kecil berhasil untuk manyelip kedalam jaring dan berkata kepada si penyu “gapapa.. jangan takut, kamu akan selamat” teman-teman Lambo pun pada mencoba dengan sangat keras untuk memotong jaring-jaring yang tebal. Setelah mencoba dengan tenaga apa pun yang dapat dikerahkan, mereka berhasil memotong satu demi satu jaringnya.

Tetapi, tiba-tiba jaring ditarik oleh kapal sementara Lambo dan penyu masih terperangkap didalam. Kawan-kawannya berusaha keras untuk memutuskan tali jaring. Saat kondisi mereka sangat putus asa, tali jaring terputus karena beban yang sangat berat. Penyu dan Lambo pun selamat.

Semua kawannya bersorak gembira dan memuji Lambo atas keberaniannya.

THE END

 

Lambo, adalah lumba-lumba yang hidup di laut Atlantis. Dia tidak terlalu dikenal oleh binatang lain disana, karena dia agak pemalu dan lebih senang bersama kawanannya. Lambo mempunyai teman-teman yang sangat prihatin kepadanya, karena dia adalah yang terkecil dan termuda. Pemimpin kawanan Lambo adalah Lumping,lumba-lumba yang paling senior.

Suatu hari, Lambo sedang berenang di laut yang disinari matahari yang indah. Dia mendengar suara tangisan di kejauhan, tangisan itu membuatnya heran dan dia berpikir “itu tangisan apa yah.. aku ingin mengeceknya.. tapi aku akan memanggil lumping dan kawan-kawan ah” Lambo memanggil Lumping dan yang lain. “eh aku tadi mendengar tangisan, ayo kita lihat.. siapatau kita bisa membantunya” “ok, kita harus membantunya jika dia kena musibah”

Lambo dan kawanannya pun pergi untuk melihat apa yang membuat binatang itu menangis. Ternyata tangisan itu lebih jauh dari yang mereka duga. Karena terlalu jauh, Lumping berkata “ayo kita berburu ikan kecil dulu, biar ga kelaparan di jalan” dan mereka pun melakukan perburuan kecil sampai kenyang.

Setelah itu, mereka melanjutkan pencarian sumber tangisan itu. Setelah agak lama mereka mendengar suara gemuruh yang dahsyat di kejauhan. Lambo berkata “jangan-jangan itu suara badai di depan?” “mungkin, tapi kita tidak boleh pantang mundur dulu sebelum sampai”.

Saat sampai, mereka terkejut setelah melihat apa yang terjadi.

Ternyata suara tangisan itu datang dari seekor penyu yang terjaring di jaring nelayan dan suara gemuruh itu datang dari perahu yang besar. “apakaahh.. itu penyu?” ujar Lambo “iya, tapi dia terikat jaring pemancing.. itu terlalu berbahaya buat mu Lambo” jawab Lumping. Sebelum dia selesai berkata, Lambo telah meluncur kedepan untuk menyelamatkan penyu yang malang itu. Tanpa ragu-ragu yang lain pun datang “ayo,lepaskan dia dari jaring itu sebelum terlambat” teriak semuanya.

Lambo yang kecil berhasil untuk manyelip kedalam jaring dan berkata kepada si penyu “gapapa.. jangan takut, kamu akan selamat” teman-teman Lambo pun pada mencoba dengan sangat keras untuk memotong jaring-jaring yang tebal. Setelah mencoba dengan tenaga apa pun yang dapat dikerahkan, mereka berhasil memotong satu demi satu jaringnya.

Tetapi, tiba-tiba jaring ditarik oleh kapal sementara Lambo dan penyu masih terperangkap didalam. Kawan-kawannya berusaha keras untuk memutuskan tali jaring. Saat kondisi mereka sangat putus asa, tali jaring terputus karena beban yang sangat berat. Penyu dan Lambo pun selamat.

Semua kawannya bersorak gembira dan memuji Lambo atas keberaniannya.

THE END

Kucing dan tikus tua yang berpengalaman


Kucing dan tikus tua yang berpengalaman

 

Di suatu masa, ada seekor kucing yang sangat awas, sigap , ia juga merupakan kucing yang begitu cerdas sehingga tikus-tikus takut keluar dari sarangnya karena takut dimangsa oleh sang Kucing. Kucing tersebut selalu siap dengan cakarnya yang panjang dan runcing, siap untuk menerkam. Akhirnya tikus-tikus tersebut tidak berani berkeliaran terlalu jauh dari sarang mereka, sehingga sang Kucing harus menggunakan akalnya untuk menangkap mereka. Suatu hari sang Kucing melihat tinta berwarna merah dan sengaja menumpahka tinta tersebut ke badannya sang kucing pun tertawa terbahak-bahak “hahaha… kali ini aku pasti akan mendapatkan tikus-tikus itu” lalu ia naik ke atas rak dan menggantungkan dirinya dengan satu kakinya pada tali, dengan kepala menghadap ke bawah, seolah-olah ia telah mati

Saat tikus-tikus melihat sang kucing dengan posisi seperti itu dan badannya sudah dilumuri oleh darah para tikus pun bersorak gembira, mereka menyangka bahwa sang Kucing di gantung seperti itu karena melakukan kesalahan., mereka akhirnya melompat keluar dari sarang dan menari-nari dengan gembira untuk merayakan kebebasan mereka.

Saat itulah sang Kucing tiba-tiba melepaskan pegangannya pada tali, dan sebelum tikus-tikus tersebut sadar, sang Kucing telah menangkap tiga sampai empat ekor tikus.

Sekarang tikus-tikus makin berhati-hati. Tetapi sang Kucing yang selalu ingin menangkap tikus, membuat tipuan yang lain. Mengguling-gulingkan tubuhnya ke tempat terigu hingga tubuhnya tertutup sepenuhnya oleh terigu, lalu sang Kucing berbaring diam-diam dengan satu mata terbuka.

Yakin bahwa keadaan aman, tikus-tikus mulai keluar kembali dari sarang. Saat sang Kucing yang berbaring diam, telah siap-siap untuk menerkam tikus-tikus tersebut,  seekor tikus tua yang berpengalaman dengan tipuan sang Kucing, dan pernah kehilangan ekornya akibat kecerobohannya di masa muda, berdiri sambil menjaga jarak di dekat sarang mereka.

"Hati-hati!" teriaknya. "Mungkin terigu itu kelihatan seperti tumpukan makanan yang lezat, tetapi sepertinya itu adalah tipuan dari sang Kucing. Apapun itu, lebih baik kalian semua berhati-hati dan menjaga jarak aman”

 

(HAM) Kerusuhan Mei 98 (Haidar Muhammad year 8)


 Kerusuhan Mei 1998 adalah kerusuhan yang terjadi di Indonesia pada 13 Mei-15 Mei 1998, khususnya di Ibu Kota Jakarta namun juga terjadi di beberapa daerah lain. Kerusuhan ini diawali oleh krisis finansial Asia dan dipicu oleh tragedi Trisakti di mana empat mahasiswa Universitas Trisakti ditembak dan terbunuh dalam demonstrasi 12 Mei 1998.

KERUSUHAN

Pada kerusuhan ini banyak toko dan perusahaan dihancurkan oleh amuk massa—terutama milik warga Indonesia keturunan Tionghoa[1]. Konsentrasi kerusuhan terbesar terjadi di Jakarta, Medan dan Surakarta. Terdapat ratusan wanita keturunan Tionghoa yang diperkosa dan mengalami pelecehan seksual dalam kerusuhan tersebut[2][3]. Sebagian bahkan diperkosa beramai-ramai, dianiaya secara sadis, kemudian dibunuh. Dalam kerusuhan tersebut, banyak warga Indonesia keturunan Tionghoa yang meninggalkan Indonesia. Tak hanya itu, seorang aktivis relawan kemanusiaan yang bergerak di bawah Romo Sandyawan, bernama Ita Martadinata Haryono, yang masih seorang siswi SMU berusia 18 tahun, juga diperkosa, disiksa, dan dibunuh karena aktivitasnya. Ini menjadi suatu indikasi bahwa kasus pemerkosaan dalam Kerusuhan ini digerakkan secara sistematis, tak hanya sporadis.

 Amuk massa ini membuat para pemilik toko di kedua kota tersebut ketakutan dan menulisi muka toko mereka dengan tulisan "Milik pribumi" atau "Pro-reformasi". Sebagian masyarakat mengasosiasikan peristiwa ini dengan peristiwa Kristallnacht di Jerman pada tanggal 9 November 1938 yang menjadi titik awal penganiayaan terhadap orang-orang Yahudi dan berpuncak pada pembunuhan massal yang sistematis atas mereka di hampir seluruh benua Eropa oleh pemerintahan Jerman Nazi.

Sampai bertahun-tahun berikutnya Pemerintah Indonesia belum mengambil tindakan apapun terhadap nama-nama yang dianggap kunci dari peristiwa kerusuhan Mei 1998. Pemerintah mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa bukti-bukti konkret tidak dapat ditemukan atas kasus-kasus pemerkosaan tersebut, namun pernyataan ini dibantah oleh banyak pihak.


Sebab dan alasan kerusuhan ini masih banyak diliputi ketidakjelasan dan kontroversi sampai hari ini. Namun umumnya masyarakat Indonesia secara keseluruhan setuju bahwa peristiwa ini merupakan sebuah lembaran hitam sejarah Indonesia, sementara beberapa pihak, terutama pihak Tionghoa, berpendapat ini merupakan tindakan pembasmian (genosida) terhadap orang Tionghoa, walaupun masih menjadi kontroversi apakah kejadian ini merupakan sebuah peristiwa yang disusun secara sistematis oleh pemerintah atau perkembangan provokasi di kalangan tertentu hingga menyebar ke masyarakat.
 
 
Hak manusia
KEBANGSAAN
GENDER
AGAMA
RAS
BAHASA
DLL
HAK INI SAMA UNTUK UMAT MANUSIA
 
 
HOW,WHEN,WHAT,WHO,WHERE,WHY
·      HOW?
·      WHEN? MAY,1998
·      WHAT? KERUSUHAN KRISIS EKONOMI DAN ETIS CINA
·      WHERE? DAERAH INDONESIA, TERUTAMA IBUKOTA INDONESIA (DJAKARTA)
·      WHY? KRISIS EKONOMI
·      WHO? PEMUDA PEMUDI, MAHASISWA....